Saturday, August 7, 2010

saya bingung

hari ini saya bingung...

toh harus memilih jalan yang mana???
semua bertanya, dan kau hanya bisa (pura2) tertawa menjawabnya, berusaha untuk menghindari masalah, sumpah saya bingung harus apa...

maaf iyayers.... saya tau blog tempat mencurahkan segala isi hati, karena disebut diary online, tapi bahkan saya tidak bisa menuliskan hal itu di diary saya sendiri, karena saya orangnya suka bohong, membohongi diri saya sendiri, membohongi hati saya sendiri.... bahkan ada saatnya saya tidak bisa mengatakan satu hal,,, bahkan ke sahabat saya, bahakan ke diri saya, karena saya orangnya sangat introvert walau tidak terlihat seperti itu... maafkan saya...


07/08/10, 23:10 WIB
sambil bingung

Friday, August 6, 2010

hatiku senang,,, hatimu senang

disini senang, disana senang, dimana-mana hatiku senang
disini senang, disana senang, dimana-mana hatiku senang "iya"
mungkin itu lirik lagu terkenal yang setiap anak indonesia yang pernah tinggal di indonesia semenjak kecil pasti tau lagu ini...

saya kurang setuju dengan pendapat ini karena ga mungkin ada orang yang selalu bisa senang kaetika ia berada dimana saja, apalagi jika tiba2 ketika sadar kita sudah berada didalam septic tank dan sadar berada di tumpukan sesuatu yang pastilah anda lebih memilih untuk melanjutkan membaca postingan ini dan melewatkan bagian jorok ini, mohon termaafkan "iya"

keccuali saya, sebagai manusia berkepribadian luhur dan sejahtera, serta menjunjung tinggi wanita serta teknologi, dan hal yang paling utama adalah GANTENG, saya dapat senang dimana-mana, karena sesungguhnya saya sadar, dimanapun kita berada kita dapat merasa senang, dengan cara mengawalinya dengan niat ikhlas, dan menyadari apa yang membuat kita tidak senang, dari sanalah kita bisa melupakan kejenuhan kita dan menjadi "Have Fun"...

coba deh, seperti ketika berada di septic tank dan tenggelam bersama "itu", kita cukup berfikir bahwa, jarang ada manusia yang berkesempatan berenang di septic tank, jadi...tunggu apa lagi, kenapa aku ga coba2 dulu berenang disini, kan enak, ngelakuin hal yang orang lain ga pernah...

apalagi jika kita nyadar sama diri kita sendiri, semua pasti bisa dibawa mudah deh, teman pun salah satu elemen penting loh dari hal ini, mereka tuh hebat lah "iya" bisa bikin senyumlah itu bibir kita "iya" bisa bikin kita rindulah itu kalo tidak ada mereka "iya" bisa bikin kangen "iya" bisa berbagi apapunlah sama diri kita itu "iya curhat", masih banyaklah...

seperti saya, sang iyay ganteng.... itu sudah bukan maslahat lagi kalo saya punya banyak teman, tentu saja teman facebook tidak, karena teman facebook saya baru sedikit, baru 571 saja...sedikit bukan??? tidak seperti kamu,,, mungkin sudah ratusan, bahkan mungkin ribuan bedanya dari saya itu facebook...

teman yang saya maksud adalah yang benar2 teman, tentu itu susah mencarinya, karena jarang ada teman yang bisa menjadi teman yang benar2 teman bwat kita meresa berteman dengan teman2 itu yang sesungguhnya adalah baik memiliki seorang teman yang dapat memposisikan dirinya sebagai seorang teman untuk teman2 lainnya di lingkungan pertemanan yang berteman.. bingungkan?? hhe...kebiasaan

toh, tidak lupa kita panjatkan doa ke Allah SWT yang berfungsi agar itu saling kenallah kita, jangan merasa tuhan hanya dengan itu banyak teman, karena belum tentu mereka adalah teman yang benar2 "teman", dan tak lupa doa agar orang2 yang senantiasa memajukan dan menantikan blog ini menjadi orang yang kaya raya, kaya imanlah, kaya amallah, kaya ibadahlah amiiin, dan tentunya tak lupa kita panjatkan doa untuk sang penulis blog ini yang makin ganteng saja...


07/08/10, 00:31 WIB
sambil nunggu matahari terbit dari barat

Wednesday, August 4, 2010

iyay teladan

saya ucapkan terimakasih sekecil-kecilnya untuk saya sendiri yang sudah capek2 mau ngetik cuman bwat memenuhi permintaan pasar atas ketertarikannya terhadap blog saya..

dan itu..itulah kamu dan ini..inilah saya...saya iyay, yang aneh kenapa itu pula dipanggil iyay, tapi...gapapalah, orang bisa jadi makin deket, makin sering sharing, toh kata iyay terdengar enak di mulut bukan?

toh sekarang sedang hujan, kemarin tidak, tidak kemarin...
sya sedang buka FB sambil ngedengerin suara hujan jatuh ke genteng rumah saya yang mungkin terbuat dari tanah liat (kenapa mungkin? karena saya kurang yakin, kan bukan saya yang bikin rumahnya), saya jadi kepikiran, tadi rheza datang, sudah lama tidak datang dia, sudah lama tidak sharing, ya itulah, berbagi ilmu, psikologikah "iya", ilmu hidupkah "iya", dan masih lumayan sedikit lagi, dan saya suruh dia datang setelah latihan capoeira demi membicarakan ya itulah, itu yang bikin saya mikir, keadaan yang jarang saya lakukan, keadaan yang bikin saya rada tidak malas lagi...

toh apalah itu suka, itukan cuma sifatkan? sifat ada untuk saling sayang, sifat ada untuk saling cinta, sifat itulah, yang bikin anak2 muda seumuran saya sekarang bilang, "bikin gundah gulana", secara harafiah mungkin, gundah gulana adalah keadaan dimana si anak muda itu mengalami dilema, dilema itu pilihan, pilihan yang seperti pedang bermata dua, atau seperti buah simalakama, apapun langkah yang kita ambil semuanya menuju hal yang sama atau mirip, "buruk" itulah perihal yang didapat ketika seseorang mengalami dilema...

toh saya sedang mengalami itu, saya have fun saja, saya tendang itu ibenq dengan sekuat tenaga dan sepenuh hati waktu jogo (istilah sparring di capoeira), bukan saya mengalami dilema dengan dia, tapi tepatnya, saya lampiaskan dengan menendang dia, walau mengetahui akan dia balas, dan tidak ada yang kena itu keduanya..

apa sih itu suka? kok sampe dia bisa bikin itu dilema? bisa dong... apalagi jika kau berada di keadaan sedang berusaha menyatukan satu komunitas, dan dikarenakan satu dan lain hal menyebabkan kau mendapat suatu pilihan, yang bagaimanapun membwatmu berpikir, apakah kau akan memenuhi prinsipmu untuk menyatukan komunitas itu? atau kau mengambil langkah untuk memenuhi hasrat yaitu suka tapi sebagai konsekuensinya kau mungkin dapat menghancurkan komunitas itu,,,, itu tidak adil kawan... kalo kata om Muhammad Arianto, dilema tuh kerjaan anak bayi, bahkan anak bayipun bisa ga ambil pusing sama itu dilema, masa kita yang lebih dewasa ga bisa? malu dong kalah sama anak bayi...

kalo kata om Rheza Erlangga, dilema tuh gakkan ada jalan keluar, yang ada pelarian mana yang lebih terbaik, entah itu efek positifnya ato efek negatifnya, intinya gakkan ada jalan keluar yang terbaik, karena semua sama, semua buruk...

huft... kesal aku, cuman karena satu dan lain hal yang terlalu idiot untuk saya sadari saya berada dalam keadaan seperti ini, apa yang bagus bwat saya dan tidak pun sudah sulit untuk dibedakan, dasar iyay, ganteng, riang gembira, rajin beribadah, suka menabung, dan sehat selalu... dasar merupakan iya itu... "iyay teladan"


04/08/10, 22:18
sambil nginget2 lagi kata2 iya itu mbah rheza, tentang "sedikit2" (hebat kalo ada yang ngerti itu, saya kasih gelar, sarjana psikologi tingkat rendahan atau S.Ptr)

Tuesday, August 3, 2010

astrid shaman!!! dalam konteks, cinta

ada yang tau astrid? astrid siapalah itu nama saya lupa lengkapnya,,, dia manusia sih sebenernya, hanya saja Tuhan memberikan kelebihan yang mungkin bagi dia itu merugikan, toh Allah tau yang terbaik bwat kita? jadi have fun aja deh, malah asik, bisa baca garis tangan, malah asik bisa nerawang kan? bisa tau apa yang mestinya kita gatau, hhe...

pertamakali kenal pas di pramuka, ada anak aneh serampangan yang katanya bisa baca garis tangan...yeiy, rame... pas latihan saat itu juga, langsung sharing tentang hal yang kayak gitu sama astrid dan syahida (kedua shamannya ekskul pramuka, asik ya ada dua shaman), pas baca garis tangan anto, "kak anto tuh orangnya pilih2, jadi susah ada cewek yang mo deket juga", pas dimas "dimas orangnya tiis, lagi ada masalah sama temen kan?", pas saya "kak algi orangnya banyak yang suka, tapi kak alginya ga nyadar", saya sih diem aja..(ini beneran loh, tapi toh saya tau, wong saya sejenis sama dia, cuman beda dimensi dan kebetulan ga pernah saya sadarin kemampuan saya sebelum kenal dia dan syahida)

semenjak itu dia makin sering baca, tapi toh yang dia infoin kesaya ga terlalu penting, kayak "kak algi kayak sinetron kisah cintanya" (sinetron bapakmu, wong saya aja single 1 tahun ini), "kak algi kayak telenovela tuh", (telenovela gimanasih? saya tau saya rada ganteng, tapi saya belum punya cukup pengalaman maen di opera sabun tingkat internasional)

sampe suatu saat dia baca dan pas saya tanya dia jawab gini "ah ga rame, kak alginya juga ga peduli, padahal kak algi tau orangnya tapi kak alginya tiis2 aja"
'sayakan tiis trid, emang saya banyak becanda tapi saya males, males nyari tau apalah itu nomer hp, pendekatan (proses untuk menjadi dekat), pacaran, toh pacar itukan cuman singkatan, PA-nya, pasangan sebelum nikah, tapi mulai sudah ada itu cinta sedikit demi sedikit untuk saling kenal, CAR-nya, CARi waktu untuk kapan saja bisa bermesraan, menghabiskan itulah uang untuk beli pulsa, untuk saling tanya, apakah sudah makan belum? ato sekedar bertanya, sedang apa? sudah bobokah? itukan terlalu panjang menyebabkan itulah disngkat menjadi PACAR, iya toh?

saya malas, karena saya pikir toh sudah ada banyak apalah itu, teman "iya", sudah ada kegiatan lain "iya", dari ekskul maupun les "iya", toh saya masih rajin, belum butuh motivasi...

saya mungkin terlalu malas, toh jangan ikuti saya, karena belum tentu anda baik jika anda malas, saya tidak apa2 toh saya tetap baik bukan?

sampai suatu saat astrid memberitahukan (bukan,,, bukan astrid memberi tahu kepada kan, tapi menginformasikan) "kak, kalo suka! kejar! kan prinsip kakak juga kayak gitu?? kok keliatannya kayak orang bingung gini sih garis tangannya?" 'sial, kata saya dalem hati, proteksi yang saya pasang di hati saya jebol, kenapa si astrid bisa baca sampe sana? sial..sial.. apa karena berbasis kompetensi "suka" itukah? biasanya dia cuman baca bagian yang emang gpp dibaca, tapi ini? ini sungguh2 privasi sekali kawan, walah2 emng kalo kata pepatah, orang suka disayang Tuhan(kata siapa pula itu?), atau orang yang sedang menyukai lawan jenis kadang tak bisa mengontrol perasaan dan isi hatinya... nah itu dia, mungkin karena itu perasaan sya jadi kacau dan bisa dia baca'

'huh, dasar astrid, sya malas tau ga?'
"iya, saya juga tau, kakak tuh tiis, males, tapi ada tanda2 keberuntungannya jadi ga masalah, tapi yang sekarang lain loh kak, kakak pasti udah tau konsekuensinya, kalo ga dikejar, berati kakak udah ngelanggar prinsip kakak sendiri"
'tau saya juga, tapi maleeees....'
"ya terserah kakak itu mah"

huh, dasar astrid, udah tau saya pemalas malah diperingatin kayak begitu, mendingan saya nyusun rencana bwat memusnahkan kota bandung aja biar ga macet, musnahin iya itu outlet2 di jalan riau, food court-food court, mall2,,, biar orang jakarta ga pada ke sini, biar ga pada bikin macet,,, daripada harus ngejar cewek,,, huh...

huh, sekarang weh, kamu nuduh saya suka sama si ojess, apasih maksudnya? katanya karena percobaan bwat ngetahuin iya itu kemampuan kamu udah ilang apa belum, tapi gausah sayakan objeknya?? dan waktu ditanya iya apa ngga juga saya bingung, da mo jawab yang manapun kayak buah simalakama, "tak dimakan iqbal mati, dimakan ibenq mati", pusingkan? wong dua2nya temen baik saya toh?

huh, saya jadi bingung, pusing tujuh keliling, jangan iseng kesayalah trid, saya sedang proses menyatukan iya itu ekskul, iya itu ekskul capoeira, jadi jangan bikin kerjaan yang bikin kerjaan saya tambah, tambah berat, tambah pusing, tambah ribet, toh sudah susah2 saya nyatu sama mereka, mau kau hancurkan lah itu kami? hha... tapi gpp, itu sudah bikin saya mikir, kerjaan yang sudah bertahun2 tidak saya lakukan, kerjaan yang bikin saya dari malas, jadi rada tidak malas lagi, toh saya tetap tidak bisa membantu kamu, karena jawabannya cuman saya yang tau, udah saya pake antivirus biar terlindungi, aman dari segala jenis shaman di muka bumi, yang jelek, yang cakep, yang ganteng, yang cantik, dll...

huh, sudahlah itu yang mikir saya sukanya sama siapa, tidak usahlaaah itu buang2 energi capek mikirin saya, karena cuman saya yang tau, sampai saatnya menurut saya sudah bisa untuk saya sukai lagi, saya cintai lagi, toh karena lebih baik saya lupakanlah itu dulu, karena kadang, bersabar demi persatuan & persahabatan lebih penting dari apalah itu namanya, cinta "iya, cinta"

toh cinta tuh udah ngasih warna ke hidup, kalo gada cinta ga rame dong, cintakan yang bikin romeo dan si buruk rupa serta si cantik dan si juliet berciuman di film Disney? dan yang sudah bikin banyak pertengkaran karena memperebutkan itu cinta...
jadi...maafkanlah itu cinta.....

untuk astrid... tetaplah jadi seorang shaman yang baik di hati saya (loh?)
wkwkwk

04/08/10, 00:22 WIB
sambil mikir, bener gitu langkah yang saya ambil?

Sunday, August 1, 2010

Dengan Rahmat Tuhan Yang Maha Esa saya resmikan postingan ini

yak... akhirnya sempet ngeposting juga...
pertama2 sya mengucapkan terimakasih bwat orang2 yang udah bikin sya betah di bumi
ortu2 saya, adik2 saya, orang2 yang spesial bwat sya, terutama anak capoeira quizumba 11 yang makin asoy aja(moga2 cepet bisa fhola seka), pramuka ambalan Pahlawan toha-Dewi Sartika SMAN 11 Bandung(moga2 penerusnya banyak dan makin baik), serta2 bayi2 diiklan sepatu ardilles yang kayak tuyul nari2...

kedua, tolong kalian maafkan sya karena sudahlah sya ini senang biarpun begini, dan saya persembahkan blog ini untuk diri saya sendiri!!!

ketiga, toh ampuni saya karena penggunaan kalimat yang sesuai dengan EYTD (Ejaan Yang tidak Dibenarkan), sehingga menyebabkan setiap kata per kata dan kalimat2nya susah diresapi dikarenakan ya itu tadilah, mngkin hanya kecepatan mengetik saya lebih cepat daripada kecepatan berfikir, menyebabkan ya adalah kata yang salah letak menyebabkan perubahan yang tidak terlalu signifikan tanpa merubah arti, sya hanya mencoba untuk bermain...

keempat, taulah kau bermain, hidup ini permainan, toh hanya banyak orang2 yang sudah lupa akan hal itu, kebanyakan dari mereka lebih mementingkan belajar daripada bermain, toh hidup ini permainan, permainan bersandiwara, permainan beribadah, permainan hidup, permainan Tuhan,jadi kenapa hrus diambil serius toh?

kelima, sya jadi mengingat tadi pagi toh sya bangun jam setengah sembilan, itu sudah cepat untuk saya karena saya biasa bangun jam satu, memang saya pemalas, toh bwat apa bangun cepat2, kan saya begadang semalaman....tidak seperti kau, tidak usah menabung, karena sudah kaya, sudah mendapat pangkalnya...

keenam, sya dapat banyak sms dari anak2 capoeira yang menanyakan perihal kelangsungan hidup faraz dan ghea sementara mereka tidak bisa ikut acara nonton yang sudah adik2 kelas saya susun smenjak dekat2 hari, dan akibatnya sya banyak berdikusi dengan mereka via servis surat menyurat pendek, dan keputusan bahwa sebagai hukuman mereka akan dimasukkan ke bagasi pesawat dan dikirim ke amerika demi memenuhi tugas mereka untuk dijadikan penari latar di film madagascar 4 sebagai hewan yang terkena ayan, mungkin ghea bisa menjadi jerapah atau faraz sebagai unta..

ketujuh, akhirnya sya mengetahui bahwa yang akan mengikuti acara adalah hanya beberapa orang manusia remaja, megetahui sayalah yang memiliki grade angkatan tertinggi diantara mereka saapun memaksa ibenq untuk ikut, mengetahui dia juga les di tempat yang sama dengan ghea dan faraz yang mengadakan psikotes menyebabkan dia menolak membuat saya merasa rada bingung, apakah saya harus ikut atau tidak..

kedelapan, akhirnya setelah ozess sedikit memaksa saya untuk ikut sayapun bilang, yaudah nanti saya ikut asal ajakin yang lain banyak sekali orang, begitu saya bilang dan dia jawab "iya"

kesembilan, sya yang sedang maen game di komputer pada saat itu segera mematikan aplikasi software game menyebabkan saya seolah2 pembunuh, dan menyegerakan untuk melakukan ritual khusus di kamar mandi tak usahlah kau tahu apa itu, karena takut kau kepikiran

kesepuluh, sya disuruh ngejemput ozess dikarenakan dimas yang sudah bersama eriya menyebabkan saya pergi dengan membawa dua helm dan mengetahui bahwa ali datang dan membuat saya tidak jadi membawa ozess karena saya relakan sajalah ya sutrah jadi nyuruh mereka naik angkot..

kesebelas, sya sampe di parkiran bsm, dan sesegera mungkin mengeluarkan hp dan sms jarkom yang isinya "saya udah nyampe di parkiran BIP, kalian dimana?", dan segera dibalas oleh dimas, "ngapain ke BIP?" serta merta winar dan ozess membalas "di BSM kakak bukan BIP", sya pun asik berdebat dengan Winar kalo mereka salah ngasih tau kesayanya yang menyebabkan saya ada di BIP padahal ngga...

keduabelas, saya menelpon dimas dan langsung mengatakan "dim! dengerin dulu! aku ngomong ini gara2 percaya ma kamu, oke?"
"iya"
"sekarang, kamu pura2 ngejelasin sya cra dari bip ke bsm sambil ngasih tau kalian lagi dimana sekarang, cukup jelasin trus kalo saya tanya cukup jawab hem aja, oke?"
"oke, emm, dari bip lurus trus ke dago trus nyampe, ato mo lurus terus ke itb?"
"hha, dsar ngaco, kalian dilantai 1?"
"nggak"
"dimana?"
"di 21(nama bioskop)"
"lantai paling atas?"
"hem"
"yaudah aku kesana, terus sekarang kamu ngomel2 atas kebodohan saya kenapa sya bisa salah, oke?"
"oke"
"jder!" HP saya tutup

ketigabelas, sayapun sesegera mungkin berjalan kelantai atas melalui eskalator yang membawa saya kepintu belakang bioskop 21 dan mengintip dari stand makanan kearah pintu keluar, dan sayapun meng servis surat menyurat pendek dimas seperti ini:
"dim, kalian dimana? saya dibelakang stand makanan"
"di deket tempat beli tiket, di pintu keluar"
"oh, ya liat! alihin perhatian mereka, bikin mereka ngeliat keluar, jangan kedalem"
"oke"

keempatbelas, saya mengendap2 kearah mereka, dan ketika mereka liat saya bilang "HAYO!" winar yang kaget sepontan refleks mukul sya dan dimas dengan muka senyum2nya akhirnya ketawa bersama eriya
Winar : "euh, si kakak mah, kirain di BIP beneran"
Eriya : "idiot,jack idiot"
Dimas : "saya yang bantuin, HAHAHAHA!!!"

sayapun hanya senyum2 saja ngeliat kelakuan mreka dan alhamdulillah rencana sya berhasil, saya tidak merasa terhina toh mereka tertawa berasal dari diri mereka sendiri yang mau saja dibodohi oleh saya, dasar aneh, ngetawain diri sendiri kok mau...

kelimabelas, kami sibuk membicarakan perihal saya nyasar, tuhkan enak jadi ada topik pembicaraan tentang saya, dan dimas menyuruh saya sembunyi lagi demi mengetahui bahwa ali dan ozess sudah hampir sampai disana, dan ketika mereka datang, sayapun muncul, menyebabkan ali berkata:
"eh, kak jack, nyasar ke BIP?"
"hha, ya nggalah, kan biar rame"
"ah, bohong"
"kalo nyasar kesana ga mungkin udah ada disini lagi dong"
setelah perdebatan itu saya iseng ke loket mengetahui winar dan ozess sedang membeli tiket di apalah namanya itu, loket "iya, loket", dan berkata "zess, itu yang itu aja itu tuh" "yang mana?"(dengan nada yang lumayan tiis yang membuat saya sadar dia blum nyadar kalo saya semestinya tidak mungkin ada disitu karena saya nyasar)

keenambelas, kamipun semua menonton dengan riang gembira dan sehat selalu dan pada akhirnya semua menyesal menonton bersama saya karena sedikit diantara mereka yang mengerti filmnya dikarenakan saya ribut menyebabkan konsentrasi mereka hilang dan malah menertawakan saya, bukan filmnya "memangnya saya badut apa ditertawakan?"

ketujuhbelas, eriyapun pulang membawa winar, tentu saja bukan sebagai oleh2 tapi semata2 meringankan beban orang tua winar yang mengkhawatirkan dia pulang menggunakan angkot di waktu maghrib sehingga bersyukurlah mereka ada seorang eriya disana, dan sayapun membawa ozess demi alasan rumah kami ang berdekatan dan perihal janji saya bwat nganterin dia pulang "toh dimas sama ali bisa pulang sendiri kan ya?" "iya" "toh ozess tuh cewek jadi kalian harus ngalah ya?" "iya" taukan kalo cewek naek angkot sendiri malem2 bahayakan?" "iya kak" tau kalo kaian harus bisa memprioritaskan mana yang baik bwat kalian dan diri orang lain, diri saya mah ga sah, soalnyakan saya udah tahu...

dan sementara itu saya baca ada sms dari ghea yang bilang, "jadinya nonton apa? sama siapa aja?" saya jawab "inception sama winar, ozess, dimas, eriya, ali, sama saya" sambil berpikir, kasian ghea, faraz, annisha, dll yang ga bisa ikut oleh alasan yang menurut kalian lebih penting, "toh, kalian ga bisa ikut menertawakan kejailan saya, melihat muka teman2 kalian ketika mengetahui perihal keisengan saya, yang semata2 cuman bwat nyatuin kita, supaya suasana jadi cair, menjebol tembok perbedaan angkatan, yang menyebabkan saya lebih tinggi tingkatannya satu tahun, toh walau begitu kita tetap dekat bukan? iyakan nar? iyakan zess? iyakan dim? iyakan ya? iyakan li?"
maafkan bila saya begini, maafkan saya iseng, toh bisa membuat kalian tersenyum sudah cukup membahagiakan saya"

01/08/10, 22:54 WIB
"sambil mikir, kapan kita bakal bisa jalan2 lagi?"